
Latihan Rutin Ekstrakurikuler Tari sebagai Wadah Pengembangan Bakat Murid SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun
4 hari yang lalu
Bacaan 2 menit
0
0

Latihan rutin ekstrakurikuler tari di SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun merupakan salah satu kegiatan nonakademik yang dirancang untuk mendukung pengembangan minat dan bakat murid di bidang seni. Kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara aspek akademik dan pengembangan karakter.
Melalui latihan tari, murid tidak hanya belajar tentang gerakan dan teknik, tetapi juga dibimbing untuk membangun sikap disiplin, fokus, serta kerja sama tim. Setiap sesi latihan menjadi ruang pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, di mana murid dapat menyalurkan potensi diri secara positif.
Sarana Pembelajaran Seni yang Terarah dan Berkelanjutan
Ekstrakurikuler tari menjadi sarana bagi murid untuk mengenal dan mendalami seni gerak secara terarah. Dalam setiap pertemuan, murid dilatih memahami teknik dasar tari, penguasaan ritme, serta keluwesan gerak tubuh. Proses latihan dilakukan secara bertahap agar murid mampu mengikuti materi sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangannya.
Pendampingan oleh pembina ekstrakurikuler membuat latihan berjalan sistematis dan terstruktur. Murid diajak untuk memahami bahwa seni tari bukan hanya tentang keindahan gerakan, tetapi juga tentang ketepatan, konsistensi, dan kesungguhan dalam berlatih.
Melatih Disiplin dan Fokus Melalui Gerakan
Latihan tari menuntut murid untuk fokus pada setiap detail gerakan dan irama. Hal ini secara tidak langsung melatih kemampuan konsentrasi murid dalam mengikuti instruksi dan mengingat rangkaian gerak. Disiplin waktu, kerapian, serta keseriusan selama latihan menjadi bagian penting yang terus ditanamkan.
Melalui pembiasaan ini, murid belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan proses dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terbawa dalam kegiatan belajar lainnya, baik di dalam maupun di luar kelas.
Menumbuhkan Kekompakan dan Kerja Sama Tim Ekstrakurikuler Tari
Salah satu nilai utama yang dikembangkan dalam latihan ekstrakurikuler tari adalah kekompakan. Murid dilatih untuk bergerak selaras dengan anggota kelompok lainnya, menyesuaikan tempo, dan menjaga keselarasan formasi. Proses ini melatih kemampuan bekerja sama serta membangun rasa tanggung jawab terhadap kelompok.
Kekompakan dalam tari tidak dapat tercapai tanpa komunikasi dan saling memahami. Oleh karena itu, latihan ini juga membantu murid mengembangkan keterampilan sosial, seperti saling menghargai, mendukung, dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama.
Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Ekspresi Diri Murid
Ekstrakurikuler tari memberikan ruang bagi murid untuk mengekspresikan diri melalui gerak dan ekspresi wajah. Seiring berjalannya latihan, murid menjadi lebih berani dan percaya diri dalam menampilkan kemampuan yang dimiliki. Rasa percaya diri ini tumbuh melalui proses latihan yang konsisten dan suasana yang suportif.
Ketika murid merasa dihargai dan diberi kesempatan untuk berkembang, mereka akan lebih siap untuk tampil, baik dalam kegiatan sekolah maupun di berbagai kesempatan lainnya. Kepercayaan diri yang terbentuk melalui seni tari menjadi bekal penting dalam proses pembentukan karakter murid.
Komitmen Sekolah dalam Pengembangan Potensi Murid
SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun terus berkomitmen menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas sebagai bagian dari pendidikan holistik. Latihan rutin ekstrakurikuler tari menjadi salah satu wujud nyata upaya sekolah dalam mengembangkan potensi murid secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga seni, karakter, dan keterampilan sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan murid mampu tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, kreatif, percaya diri, serta mampu bekerja sama dalam lingkungan yang beragam. Latihan tari bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang bermakna dan berkelanjutan.













