
Menebar Kasih, Berbagi Cinta: Kunjungan TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun ke Panti Tresna Werdha Budi Mulia 4
5 hari yang lalu
Bacaan 2 menit
1
0

Menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial sejak usia dini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter. Hal inilah yang diwujudkan oleh TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun melalui kegiatan kunjungan sosial bertajuk Menebar Kasih, Berbagi Cinta ke Panti Tresna Werdha Budi Mulia 4, Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi murid untuk belajar mencintai, menghormati, dan menghargai orang tua serta lansia dengan penuh kasih sayang.
Kunjungan ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan luar kelas, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bermakna yang menyentuh aspek emosional, sosial, dan spiritual murid. Dengan pendampingan guru, murid diajak mengenal langsung makna berbagi, empati, dan kepedulian melalui interaksi sederhana namun penuh arti bersama para kakek dan nenek di panti werdha.
Belajar Empati Sejak Usia Dini melalui Kunjungan ke Panti Tresna Werdha Budi Mulia 4
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, murid TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun menyapa para lansia dengan senyum, doa, dan sapaan penuh hormat. Interaksi ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian murid untuk berjumpa langsung dengan kakek dan nenek di luar lingkungan keluarga mereka.
Melalui kegiatan ini, murid belajar bahwa orang tua dan lansia membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan penghargaan. Nilai empati yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentuk kepekaan sosial serta rasa peduli terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Menumbuhkan Akhlak Mulia Melalui Kebersamaan
Kegiatan kunjungan ke panti werdha menjadi salah satu bentuk pembelajaran karakter yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Murid diajak untuk mempraktikkan adab dalam berbicara, bersikap sopan, serta menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bahasa cinta yang sederhana namun bermakna. Murid belajar bahwa berbagi tidak selalu tentang materi, tetapi juga tentang perhatian, senyuman, doa, dan kehadiran yang tulus. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk akhlak mulia dan kepribadian yang peduli.
Pembelajaran Kontekstual yang Bermakna
Melalui kunjungan sosial ini, proses pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lingkungan masyarakat. Murid mendapatkan pembelajaran kontekstual yang membantu mereka memahami nilai-nilai kehidupan secara langsung.
Guru berperan aktif dalam membimbing murid agar mampu menangkap makna dari setiap interaksi yang terjadi. Dengan pendekatan yang lembut dan penuh kasih, murid diarahkan untuk memahami pentingnya saling menyayangi, menghormati orang tua, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Menanamkan Nilai Kepedulian Sosial Sejak Dini
Kegiatan Menebar Kasih, Berbagi Cinta menjadi salah satu wujud komitmen TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Nilai kepedulian yang ditanamkan sejak usia dini diharapkan dapat tumbuh dan berkembang seiring perjalanan murid di masa depan.
Langkah kecil seperti kunjungan ke panti werdha menjadi fondasi penting dalam membangun karakter murid yang berempati, peduli, dan berakhlak mulia. Dengan pengalaman ini, murid belajar bahwa setiap individu memiliki peran untuk menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan Murid
Melalui kegiatan ini, TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun berharap nilai-nilai kebaikan yang diperoleh murid dapat terus melekat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Empati, kepedulian, dan rasa hormat kepada orang tua menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang berkarakter kuat dan berjiwa sosial.
Semoga kunjungan ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan cinta kasih yang tulus, serta menginspirasi murid untuk selalu berbagi kebaikan di mana pun berada.



















