top of page

Kemeriahan Gelar Karya Kokurikuler Warnai Unjuk Kreativitas Siswa SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur

  • Gambar penulis: marketing yapi
    marketing yapi
  • 1 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

BEKASI — SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur sukses menyelenggarakan Pagelaran Ko-Kurikuler yang berlangsung meriah pada Sabtu (23/5/2026). Acara yang digelar di lingkungan sekolah tersebut menjadi ajang pembuktian kreativitas dan penyaluran bakat siswa melalui perpaduan pementasan seni budaya, aksi multibahasa, hingga peluncuran karya literasi.

Atmosfer kemeriahan sudah terasa sejak pagi hari saat para tamu undangan melakukan registrasi sembari menyaksikan tayangan profil sekolah. Acara resmi dibuka pukul 08.00 WIB dengan prosesi kirab megah seluruh murid dan guru. 



Siswa SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur saat menampilkan tari tradisional pada pembukaan Pagelaran Kokurikuler
Siswa SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur saat menampilkan tari tradisional pada pembukaan Pagelaran Kokurikuler, Sabtu (23/5/2026)


Suasana religius dan nasionalis terasa khidmat di awal acara melalui pembacaan doa bersama dan tilawah Al-Qur'an yang dibacakan oleh Orlin Dicsa Ariqah dan Rafasya Adrie Darma. Semangat kebangsaan pun menggelora ketika tim Paskibraka SMA Islam Al Azhar 33 memimpin lagu Indonesia Raya, Mars YPI, dan Mars YAPI.

Acara dibuka dengan unjuk aksi bela diri ASBD yang tampil memukau di atas panggung. Memasuki agenda berikutnya, Kepala SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur, Sigit Raharjo, memberikan sambutan sekaligus apresiasi tinggi atas konsistensi seluruh elemen sekolah dalam mendukung bakat para murid. Sentuhan budaya lokal berupa penampilan tari tradisional yang anggun kemudian hadir sebagai transisi yang manis, sebelum acara berlanjut ke sambutan dari Ketua Jamiyyah.

Memasuki pertengahan acara, ketajaman berpikir siswa diuji dalam sesi Debat Bahasa Inggris. Pada sesi ini, para siswa beradu argumen mengenai masalah pembayaran yang akhir-akhir ini naik daun, yaitu cash vs cashless.







Peluncuran Buku Antologi Puisi Siswa perdana karya murid yang diwarnai dengan pembacaan teatrikal puisi dalam rangkaian Pagelaran Kokurikuler SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur
Peluncuran Buku Antologi Puisi Siswa perdana karya murid yang diwarnai dengan pembacaan teatrikal puisi dalam rangkaian Pagelaran Kokurikuler SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur, Bekasi, Sabtu (23/5/2026).


Momen yang paling dinantikan tiba saat Tim Literasi SMA Islam Al Azhar 33 beserta Kepala Sekolah meluncurkan Buku Antologi Puisi perdana karya murid SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur. Peluncuran karya literasi ini diwarnai dengan pembacaan puisi penuh penghayatan.

Koordinator Acara Kokurikuler, Laeli Dina Rizqiya, memaparkan bahwa pagelaran tahunan di akhir tahun pelajaran ini dirancang untuk menyatukan akumulasi capaian kurikuler dan ekstrakurikuler siswa selama satu tahun ajaran penuh untuk dipersembahkan di hadapan orang tua murid.

Meskipun panitia telah melakukan persiapan sejak dua bulan sebelumnya, ia tidak menampik adanya tantangan besar terkait manajemen waktu latihan murid yang berjalan intensif selama satu bulan terakhir sebelum hari pelaksanaan.


"Tantangan terbesarnya itu lebih kepada bagaimana kita menyingkronkan antara waktu latihan dengan jam belajar anak-anak. Karena kan di satu sisi kita sedang mengejar materi untuk persiapan asesmen sekolah, tetapi di sisi lain kita juga harus mempersiapkan penampilan untuk persembahan agar hasilnya maksimal," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mengumpulkan anak-anak agar formasinya lengkap saat latihan merupakan perjuangan tersendiri yang cukup menguras energi.

Namun, kendala tersebut terbayar lunas oleh tingginya antusiasme yang ditunjukkan oleh para guru dan siswa. Terlebih, ini merupakan momen perdana sekolah menggelar perhelatan besar bermuatan lokal dengan konsep tema Budaya Nusantara. Melalui pagelaran ini, pihak sekolah berharap dapat mengasah kemampuan soft skills murid yang kerap kali tidak terlihat di dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler kelas.


"Lewat kokurikuler ini, kita bisa melihat bahwa anak-anak kita ternyata memiliki bakat-bakat lain. Acara ini diharapkan menjadi wadah aspirasi dan apresiasi nyata, sehingga anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepercayaan diri, tanggung jawab (responsibility), jiwa kepemimpinan (leadership), dan berani tampil di depan publik. Kecerdasan itu harus seimbang antara akademik dan non-akademik agar otak kanan dan kiri kita berjalan selaras seimbang," tutur Laeli (25/05/2026).

Esensi dari keberhasilan pagelaran ini juga tercermin nyata dari penuturan para siswa pengisi acara. Salah satu murid yang terlibat aktif dalam membawakan tari tradisional sekaligus drama musikal, Rania Khansa, mengaku sangat senang dan bangga atas kesempatan besar ini. Di balik keindahan penampilannya. Rania menceritakan proses latihan yang mereka lalui selama kurang lebih tiga minggu.


"Tantangan yang paling sulit itu ada pada proses persiapannya, mulai dari mengolah konsep pertunjukan yang masih mentah, hingga masalah komunikasi antaranggota tim agar penampilannya bisa selaras," ujar Rania.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini membuatnya jauh lebih percaya diri karena semua orang diberikan kesempatan untuk tampil dan melatih keberanian di depan publik. Melalui acara ini, para siswa juga bisa mengetahui seluruh ekskul dan melihat langsung kehebatan kemampuan anak-anak SMA Islam Al Azhar 33.

Kebanggaan senada diutarakan oleh Raihan, salah satu siswa yang membawakan prolog drama musikal. Raihan mengungkapkan bahwa pagelaran ini sukses meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah. Meskipun harus melewati masa persiapan kurang lebih dua minggu yang diwarnai tantangan berat dalam membagi porsi fokus dengan tugas sekolah, ia menilai proses tersebut memberikan pelajaran karakter yang luar biasa.


"Hal yang paling berkesan adalah saat bisa bekerja sama dengan teman-teman kelas XB dan melihat acara berjalan lancar hingga akhirnya kami bisa tampil dengan penuh percaya diri. Dari pagelaran ini kita belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan pentingnya percaya diri dalam menunjukkan kemampuan diri," ungkap Raihan.

Raihan juga berpesan kepada rekan-rekannya untuk tidak takut mencoba dan berkarya karena setiap orang memiliki potensi besar jika berani percaya pada diri sendiri. Kebanggaan tersebut juga diamini oleh Rafasya yang terlibat dalam sesi peluncuran buku. Menurutnya, rasa lelah selama latihan langsung sirna seketika saat melihat senyum bangga dari guru dan orang tua dari atas panggung.

Sebagai puncak unjuk kreativitas, penampilan drama musikal dari kelas XB sukses memukau penonton lewat penampilan yang megah.



Penampilan memukau drama musikal oleh siswa kelas XB sebagai salah satu puncak acara Pagelaran Kokurikuler SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur
Penampilan memukau drama musikal oleh siswa kelas XB sebagai salah satu puncak acara Pagelaran Kokurikuler SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur, Bekasi, Sabtu (23/5/2026).


Sebelum mengakhiri rangkaian acara, para hadirin diajak melihat kembali rekam jejak perjuangan penyusunan karya melalui tayangan Kaleidoskop. Pagelaran Ko-Kurikuler ini akhirnya resmi ditutup dengan sukses pada pukul 11.20 WIB, meninggalkan kebanggaan mendalam bagi seluruh keluarga besar SMA Islam Al Azhar 33 Jatimakmur.


Penulis: Pramesti Irtsina Jati

Foto: Muthia Khairunnisa


Komentar


bottom of page